Kunjungan Kerjasama dan Temu Bisnis Pemprov Jatim Bersama Pemprov Maluku

KUNJUNGAN BERSAMA DAN TEMU BISNIS PEMERINTAH

Ambon, Media Center – Kamis (24/06/21), dilaksanakan Acara Kunjungan Kerja Sama dan Temu Bisnis Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Maluku, di Ruang Rapat Lantai VI Kantor Gubernur Maluku.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo, Inspektur Provinsi Jawa Timur, Helmy Perdana Putura, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Drajat Irawan, Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Nurkholis, Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku Hadi Basalamah, pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, dan unsur terkait.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, disampaikan pertemuan tersebut adalah langkah awal bagi forum kerja sama dan temu bisnis yang lebih luas antar kedua daerah, maka dirinya meminta kepada ketua dan seluruh Tim Pemerintah Jawa Timur agar benar-benar menjadikan kesempatan tersebut sebagai ajang untuk mempersiapkan atau menghadirkan bentuk-bentuk kerja sama yang setara dan saling menguntungkan.

Orno menyampaikan bahwa, di Maluku memang masih memiliki sejumlah kekurangan terkait Sumber Daya Manusia, Penguasaan Teknologi, Keterbatasan Sarana Infrastruktur, termasuk tantangan karakteristik geografis sebagai daerah kepulauan.

Kondisi tersebut diakui cukup menyulitkan dalam aksesibilitas dan konektivitas antar masyarakat, antar pulau maupun antar wilayah. Namun demikian Provinsi Maluku memiliki sejumlah potensi Sumber Daya Alam seperti, Pariwisata dan Kehutanan yang cukup menjanjikan.

“Model kerja sama yang dibangun ke depan, tidak hanya terbatas dalam transaksi produk dan perdagangan atau yang lainnya, tetapi perlu juga dilakukan penjajakan kerja sama investasi pada bidang-bidang potensial.” harap Wagub.

Wagub yakin di Jawa Timur ada banyak pengusaha skala besar yang berminat untuk berinvestasi di Maluku. Wagub berharap kerja sama ke arah itu dapat dikonkretkan dengan baik melalui mekanisme Government to Government maupun Business to Business.

Sementara itu, Drajat Irawan saat diwawancara, menjelaskan bahwa, ada beberapa hal yang dibahas seperti memperluas jaringan pasar antara Jawa Timur dan Maluku, penjajakan kerja sama investasi agar investor dari Jawa Timur bisa melihat potensi yang ada di Maluku, dan dilakukan pemetaan terhadap masing-masing sektor potensi yang ada di Maluku, karena komoditi ekspor tertinggi di Jawa Timur, merupakan potensi yang ada di Maluku, seperti perikanan, selain itu juga perlu dilakukan standarisasi agar produk asli daerah Maluku bisa diterima di pasar-pasar nasional. (bjp/mcmaluku)

Views: 12
Skip to content