Wagub Harap RRI Bantu Pemda Informasikan Hasil Pembangunan Daerah
- admin

Ambon, Media Center Maluku – Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Barnabas Orno, menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Ambon, di Auditorium George de Fretes, lantai II Gedung Kantor LPP RRI Ambon, Rabu (23/02/2022).
Serah terima jabatan ini ditandai dengan penandatangan berita acara serah terima dari Kepala LPP RRI Ambon sebelumnya, Darno S.Sos kepada Jaya Maulana Rukmantara SE. M.Si.
Darno yang menjabat Kepala LPP RRI Ambon selama 19 bulan, selanjutnya akan memimpin LPP RRI Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, sedangkan Jaya Maulana Rukmantara, sebelumnya menjabat Kepala LPP RRI Meulaboh, Aceh Barat.
Wagub dalam sambutannya mengakui pentingnya RRI sebagai lembaga penyiaran publik milik bangsa. Olehnya, ia berharap, RRI Ambon terus berinovasi dengan menstimulus beragam jenis program siaran yang menarik dan disukai, hingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Harapan saya kepada jajaran LPP RRI Ambon agar selalu meningkatkan etos kerja, berkreasi dan berinovasi di era keterbukaan informasi publik, sekaligus dapat membantu pemerintah daerah dalam menginformasikan hasil-hasil pembangunan daerah,” harapnya.
Menurutnya, proses mutasi merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi sesuai dinamika dan kebutuhan organisasi LPP RRI, serta merupakan langkah penyelenggaraan dalam rangka peningkatan karir dan kinerja aparatur LPP RRI itu sendiri.
“RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang independen dan non komersial memiliki tugas, memberikan pelayanan informasi, pendidikan, hiburan, kontrol, perekat sosial dan pelestarian budaya bangsa melalui siaran yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat di wilayah NKRI,” ingat Wagub.
Mantan Bupati Maluku Barat Daya ini memandang penting dijadikannya pela gandong sebagai ikon RRI Ambon agar dapat disuarakan terus menerus, sehingga tercipta hubungan yang lebih harmonis dan humanis sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal.
“Pela gandong itu adalah rumah besar masyarakat Maluku di 11 kabupaten kota. Ada Kalwedo di MBD, Duan Lolat di Tanimbar, Jargaria di Aru, Aini Ain di Maluku Tenggara, Ratamena Barasehe dan Lien Bupolo dan Lolik Lalen Fedak Fena di Buru dan Buru Selatan, Pamahanunussa di Maluku Tengah, Saka Mese Nusa di Seram Bagian Barat, Ita Wotu Nusa di Seram Bagian Timur dan Lawa Wena Haulala Patasiwa Patalima di Pulau Ambon. Semuanya ini adalah nilai-nilai kearifan lokal yang patut disosialisasikan terus menerus kepada masyarakat Maluku oleh RRI,” harap Wagub.
Lebih jauh Wagub menyatakan, tugas LPP RRI harus diakselerasi dengan inovasi teknologi terkini untuk menghadapi persaingan yang makin kompetitif. RRI juga harus mampu beradaptasi dengan konvergensi teknologi informasi dan komunikasi, sehingga dapat menjadi katalisator dan konektor yang andal di dalam ruang publik.
“Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, menuntut RRI harus profesional, mengelola transformasi teknologi yang terarah dan transformasi konten yang dapat merubah persepsi publik bahwa RRI mampu bersaing di dunia digitalisasi,” ujar Wagub.
Wagub pun mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada Darno dan keluarga atas pengabdiannya memimpin LPP RRI Ambon.
“Semoga apa yang saudara berikan dan disumbangkan untuk kemajuan daerah, dapat bermanfaat. Kita semua doakan saudara akan sukses di tempat yang baru,” ucapnya.
Wagub juga mengucapkan selamat kepada Jaya Maulana Rukmantara atas jabatan barunya memimpin LPP RRI Ambon.
“Saya harapkan, agar saudara dapat membangun komunikasi, koordinasi dan sinergis dengan seluruh instansi terkait sehingga RRI Ambon semakin jaya,” tutup Wagub.
Sertijab Kepsta Ambon selain dihadiri Wagub Orno, juga perwakilan Forkopimda Maluku, serta pimpinan instansi vertikal dan daerah. Sertijab berakhir dengan penyerahan cindera mata dan jabat tangan. (*)