Groundbreaking LNG Abadi Masela Resmi Dimulai, Tonggak Baru Pengembangan Energi di Maluku

FB_IMG_1784249451074

Kepulauan Tanimbar, Media Center Maluku – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa didampingi Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menghadiri pelaksanaan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela yang secara resmi dimulai oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (16/7/2026).

Pelaksanaan groundbreaking berlangsung secara hybrid, dengan Presiden Prabowo memimpin prosesi melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, sementara kegiatan di lapangan dipusatkan di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

Dalam laporannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa dimulainya pembangunan Proyek Abadi Masela menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah memperkuat kemandirian energi nasional. Menurutnya, proyek yang telah direncanakan sejak 1998 tersebut akhirnya memasuki tahap pembangunan berkat sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan nilai investasi sekitar USD20,9 miliar atau sekitar Rp342 triliun, Proyek LNG Abadi Masela akan mengembangkan fasilitas hulu hingga hilir secara terintegrasi dengan kapasitas produksi mencapai 9,5 juta ton LNG per tahun, disertai produksi gas sekitar 1.200 MMSCFD dan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari. Sebanyak 60 persen produksi gas direncanakan untuk memenuhi kebutuhan domestik, sedangkan sisanya dialokasikan untuk pasar ekspor.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Proyek LNG Abadi Masela merupakan momentum penting setelah penantian hampir tiga dekade. Presiden meminta agar proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan sehingga proyek strategis tersebut dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.

Presiden juga menekankan bahwa dimulainya pembangunan LNG Abadi Masela tidak hanya menjadi langkah memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi simbol percepatan hilirisasi, peningkatan nilai tambah sumber daya alam, serta upaya menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia, khususnya bagi masyarakat Maluku dan kawasan timur Indonesia.

Bagi Pemerintah Provinsi Maluku, dimulainya pembangunan Proyek LNG Abadi Masela merupakan momentum strategis yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Presiden dan CEO PT Inpex Masela Takayuki Ueda, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rahmat Pambudy, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, Bupati Kepulauan Tanimbar, Bupati Maluku Barat Daya, Sekretaris Daerah Maluku, Kepala SKK Migas Joko Siswanto, serta Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri. (**)

Views: 9
Skip to content