Gubernur Maluku Buka Festival Hatta-Sjahrir 2021

img_20210812_wa0010

Ambon, Media Center – Gubernur Maluku Drs. Murad Ismail menyebut Kepulauan Banda memiliki tiga keistimewaan yang tidak dimiliki pulau lain di Indonesia.

Hal ini disampaikan Gubernur Maluku pada acara pembukaan Festival Hatta – Syahrir secara virtual, Kamis (12/8/2021).

Menurut Gubernur, pertama, Banda dianugerahi keindahan bahari dan kekayaan berupa rempah-rempah yang bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, laut Banda juga memiliki hasil perikanan dan kelautan yang luar biasa, serta merupakan salah satu lokasi penangkapan ikan nasional.

Kedua, Banda menjadi bagian dari sejarah dunia, yaitu ekspedisi bangsa Eropa untuk melakukan misi dagang dan penjelajahan dunia baru.

Ketiga, dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, kepulauan Banda dijadikan sebagai lokasi pengasingan para Founding Father di masa kemerdekaan, diantaranya, Muhammad Hatta, Sutan Sjahrir, Cipto Mangunkusumo, Iwa Kusuma Sumantri, dll.

Gubernur mengatakan. dengan tiga keistimewaan yang dimiliki Banda beserta warisan sejarah tokoh-tokoh pergerakan nasional, maka sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Maluku dan Sumatera Barat, menginisiasi Festival Hatta – Sjahrir 2021.

“Dalam festival ini, akan ada pagelaran seni dan budaya, di mana kami membawakan tim kesenian dari Provinsi Sumatera Barat sebagai respresentasi asal dan budaya kedua tokoh ini. Selain itu, akan ada seminar yang melibatkan pembicara dengan latar belakang status profesi keilmuan yang berbeda-beda,” ungkap Gubernur.

Ditambahkan, Festival Hatta-Sjahrir memberi gambaran bahwa Maluku adalah masyarakat yang menghargai perbedaan, toleran terhadap perbedaan agama, status sosial dan budaya dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Mantan Dankor Brimob Polri ini berharap, Festival Hatta-Sjahrir dapat menghasilkan semangat kebersamaan dan solidaritas secara harmonis untuk membangun Indonesia yang lebih baik di masa yang akan datang.

“Kami berharap semua yang hadir dalam pembukaan festival ini, diberkahi oleh Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga dunia pariwisata Maluku dapat bangkit dan terus berinovasi memberikan distribusi positif bagi pembangunan Maluku yang terkelola secara jujur, bersih dan melayani serta terjamin dalam keseteraan,” tuntas Gubernur.

Untuk diketahui, event ini digagas untuk mengenang kembali perjuangan Bung Hatta dan Sjahrir selama 6 tahun masa pengasingan mereka di Banda Naira. Semangat juang keduanya, yang tidak pernah padam dengan dukungan masyarakat Banda yang terbuka dan ramah, menjadi teladan bagi setiap generasi.

Turut hadir secara virtual, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Keynote Speaker Seminar Nasional Hatta – Sjahrir, Meutia Farida Hatta/Rabyah Parvati Sjahrir/Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, para narasumber Babe Ridwan Saidi/M.J Huliselan dan Forkopimda Maluku/Sumbar. (*)

Views: 3
Skip to content