Gubernur Maluku Hadiri Buka Puasa Bersama FPMM, Pererat Persaudaraan Maluku–Maluku Utara

IMG-20260315-WA0000

Jakarta, Media Center Maluku – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) di Jakarta, Sabtu (14/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi masyarakat Maluku dan Maluku Utara yang berada di perantauan.

Acara yang dipimpin Ketua Umum FPMM Umar Ohoitenan atau yang dikenal sebagai Umar Kei tersebut turut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda serta Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, bersama sejumlah tokoh masyarakat Maluku dan Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut mencerminkan nilai luhur yang telah lama menjadi jati diri masyarakat Maluku dan Maluku Utara, yakni semangat persaudaraan, kebersamaan, serta prinsip hidup orang basudara.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan warisan para leluhur yang menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan dan kerukunan di tengah keberagaman.

Ia juga menekankan bahwa meskipun Maluku dan Maluku Utara saat ini berada dalam dua wilayah administratif yang berbeda, keduanya memiliki sejarah panjang persaudaraan serta ikatan budaya yang sangat kuat.

“Melalui momentum Ramadan ini, saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai toleransi, serta mempererat tali silaturahmi di antara masyarakat Maluku dan Maluku Utara,” ujar Gubernur.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa hubungan masyarakat Maluku dan Maluku Utara sejak lama dibangun di atas nilai persaudaraan.

Ia menuturkan bahwa sejak kecil masyarakat di kedua daerah telah diajarkan bahwa semua adalah saudara.
Ia berharap momentum buka puasa bersama ini dapat menjadi sarana untuk memperpanjang tali silaturahmi serta mempererat hubungan di antara masyarakat Maluku dan Maluku Utara.

“Yang terpenting pada akhirnya adalah bagaimana kita saling memaafkan, menjaga hati tetap damai, serta terus memperkuat rezeki dan tali silaturahmi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum FPMM Umar Kei menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kepala daerah dan tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran para pemimpin daerah, termasuk yang memiliki latar belakang agama berbeda, merupakan wujud nyata kuatnya nilai toleransi dan persaudaraan yang dijunjung masyarakat Maluku.

Selain buka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim serta tausiah Ramadan yang disampaikan oleh ulama Lutfi Hakim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh asal Maluku, di antaranya Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Laut Said Latuconsina, Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala dan Fauzan Rahawarin, serta mantan Gubernur Maluku periode 2014-2024 Murad Ismail.

Kegiatan ini mengusung tema “Ramadan sebagai Momentum dalam Mempererat Ukhuwah Persatuan dan Kesatuan Torang Hidup Basudara.” Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi sebagai kekuatan utama masyarakat Maluku dan Maluku Utara. (**)

Views: 43
Skip to content