Gubernur Maluku Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Aturan Terkait Rencana Penambangan di Maluku Tenggara

WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.16.46 AM

Gubernur Maluku memimpin rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, perangkat Desa (Ohoi) Tamangil, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait di Ruang Rapat Gubernur Maluku, Rabu (3/6/2026).

Rapat tersebut digelar untuk membahas permohonan izin aktivitas penambangan galian C oleh PT Batu Hitam di wilayah petuanan Ohoi Tamngil, Kecamatan Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa sebagai kepala daerah yang memiliki kewenangan dalam pemberian izin pertambangan galian C, dirinya tidak akan serta-merta mengeluarkan persetujuan tanpa melalui seluruh tahapan yang telah ditetapkan. Menurutnya, seluruh prosedur hukum dan mekanisme administrasi harus dipenuhi guna menghindari persoalan hukum di kemudian hari.

“Sebagai gubernur yang punya kewenangan untuk memberi izin kepada pertambangan galian C, saya tidak mau salah dalam mengambil keputusan atau membuat kebijakan. Saya harus memastikan semua mekanisme dan prosedur itu dipenuhi,” tegas Gubernur di hadapan peserta rapat.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku tidak memiliki niat untuk memperlambat ataupun menghambat proses perizinan investasi. Apabila seluruh kajian teknis dari instansi terkait, seperti Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Kehutanan telah menyatakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka proses perizinan akan segera ditindaklanjuti.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi kepada Bupati Maluku Tenggara dan masyarakat Ohoi Tamngil atas langkah proaktif yang telah dilakukan melalui penyampaian surat pernyataan persetujuan bersama. Surat tersebut ditandatangani oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari staf desa, Badan Saniri Ohoi (BSO), lembaga adat, perwakilan marga, unsur pemuda, hingga tokoh agama.

Meski telah memperoleh dukungan penuh dari masyarakat setempat, Gubernur secara khusus meminta komitmen dari Kepala Desa dan seluruh perangkat Ohoi Tamangil agar tetap konsisten terhadap keputusan yang telah disepakati bersama, terutama apabila di kemudian hari muncul penolakan atau reaksi dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

“Saya meminta kepada Pak Kepala Desa dan perangkat, tolong nanti pasca ini kalau semua mekanisme sudah dipenuhi dan izin sudah didapat, Bapak-Bapak juga harus tegak berdiri di posisi untuk membela pernyataan yang Bapak-Bapak telah buat ini,” ujar Gubernur.

Selain itu, Gubernur mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kedamaian, kerukunan, serta menghindari konflik internal. Menurutnya, situasi daerah yang aman dan kondusif merupakan faktor penting dalam mendukung masuknya investasi dan pembangunan yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama antara Gubernur Maluku, Bupati Maluku Tenggara, para pimpinan OPD terkait, serta perwakilan masyarakat Ohoi Tamngil yang hadir (Diskominfo Maluku)

Views: 0
Skip to content