Peringati Bulan K3, Gubernur Maluku Serahkan Penghargaan

WhatsApp Image 2022-02-17 at 15.10.28

Ambon, Media Center Maluku – Gubernur Maluku Drs. Murad Ismail menyerahkan sejumlah penghargaan saat upacara peringatan hari Keselamatan dan  Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2022 yang dipusatkan di PT. Pertamina Ambon Patra Niaga Subholding C&T Region Papua Maluku Integrated Terminal Wayame, Ambon, Kamis (17/02/2022).

Piagam penghargaan pertama diberikan kepada 5 perusahaan yang berhasil menerapkan kecelakaan nihil (zero accident) di tempat kerja yakni, PT. Pertamina Ambon Patra Niaga Subholding C&T Region Papua Maluku Integrited Terminal Wayame, PT. Adhi KSO Proyek Bendungan Way Apu di Buru, PT. Hutama Karya Jaya, PT. Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi di Maluku Tengah, serta PT. Cogindo Daya Bersama Unit PLTMG Ambon Peaker di Maluku Tengah.

Penghargaan kedua diterima 3 perusahaan karena berhasil menerapkan P2 Covid-19 di tempat kerja yakni PT. Angkasa Pura I di Ambon, PT. Waskita Karya, dan PT. Wahana Lestari Investama di Antara Kabupaten Maluku Tengah.

Penghargaan ketiga diserahkan Gubernur Murad kepada perusahaan atas partisipasi sebagai tempat pelaksanaan apel bendera bulan K3 Nasional Tingkat Maluku yakni, PT. Pertamina Ambon Patra Niaga Subholding C&T Region Papua Maluku Integrited Terminal Wayame, dan PT. Wahana Lestari Investama di Kabupaten Maluku Tengah.

Selain itu juga penyerahan surat keputusan pengesahan panitia Pembina keselamatan dan kesehatan kerja atau P2K3 dan penyerahan santunan kecelakaann kerja dan jaminan kematian yang diberikan oleh Gubernur kepada Heidy Welna Ansye Tuahatu dan Erwin Latuputty.

Dalam Apel Bulan (K3) Nasional Provinsi Maluku Tahun 2022, Menteri Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah, dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Maluku menjelaskan bahwa berdasarkan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Dalam Jaringan (WLKP Online), jumlah perusahaan baik kecil, menengah, dan besar sebanyak 399.391 perusahaan, dengan jumlah tenaga kerja mencapai 11,2 juta orang.

Dimana berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan sepanjang Januari-September 2021 terdapat 82 ribu kasus kecelakaan kerja, dan 179 kasus akibat kerja yang 65 persen disebabkan karen Covid-19.

“Data menunjukkan jika kecelakaan kerja didominasi oleh usia 20-25 tahun. Olehnya itu perlu upaya pendekatan dan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang lebih intens, agar kaum muda bisa semakin peduli dan melaksanakan K3 di tempat kerja,” jelas Menteri dalam sambutannya.

Disisi lain, Menteri Tenaga Kerja juga mengingatkan bahwa kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril, dan pencemaran lingkungan, namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Menaker berharap, pengusaha dan pekerja sebagai STAKEHOLDER utama ketenaga kerjaan dapat menjadi garda terdepan mencegah dan menangani hal ini.

“Untuk itu K3 diperlukan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta menjamin setiap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapatkan perlindungan atas keselamatannya,” kata Menaker dalam sambutannya yang dibacakan oleh Gubernur Maluku.

Ia menjelaskan, K3 juga menjamin setiap sumber produksi dapatdipakai dan dipergunakan secara aman dan efisien, serta menjamin bahwa proses produksi dapat berjalan lancar.

Upacara ini dihadiri oleh Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Andreas Ardianto Dhewo, Perwakilan Polda Maluku, Perwakilan Kejati Maluku dan sejumlah OPD Lingkup Pemprov Maluku. Bertindak selaku komandan upacara kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Diponegoro. (*)

Views: 17
Skip to content