Transformasi Sejarah : Menteri Agama Resmikan UIN AM Sangadji Ambon dan Luncurkan Program Digitalisasi Lintas Iman

IMG-20260117-WA0009

Ambon, Media Center Maluku – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku yang dipusatkan di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) AM Sangadji Ambon, pada Jumat (16/1/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momen bersejarah dengan diresmikannya alih bentuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) AM Sangadji Ambon.

“Transformasi IAIN menjadi UIN ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam yang unggul, moderat, dan berdaya saing, khususnya di kawasan timur Indonesia,” ujar Menteri Agama dalam sambutannya.

Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung tersebut, Menteri Agama juga meresmikan Gedung Kuliah Terpadu UIN AM Sangadji Ambon sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar yang lebih modern dan representatif.

Selain itu, ia juga meluncurkan Program Digitalisasi Arsip Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon sebagai bentuk inovasi pengelolaan administrasi pendidikan berbasis teknologi lintas iman.

“Digitalisasi arsip ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang menjaga sejarah, identitas, dan memori kolektif bangsa agar tetap lestari,” katanya.

Kunjungan kerja ini semakin bermakna dengan penampilan atraksi seni musik kolaboratif lintas iman yang melibatkan mahasiswa UIN AM Sangadji Ambon dan IAKN Ambon.

Kolaborasi tersebut menjadi simbol kuatnya nilai toleransi dan kerukunan umat beragama yang telah mengakar di Maluku.

“Maluku adalah contoh nyata bahwa perbedaan iman tidak memecah, tetapi justru menguatkan persaudaraan. Inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya,” tutur Nasaruddin.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama menyampaikan kuliah umum bertajuk “Ekoteologi dan Kurikulum Cinta”.

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kesadaran manusia terhadap hukum alam serta hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan.

“Manusia memiliki hak, tetapi alam juga memiliki hak. Jika alam dirusak, maka kehidupan manusia ikut terancam. Menjaga alam adalah bagian dari ibadah dan wujud cinta kepada sesama,” tegasnya.

Sebagai bentuk implementasi nyata dari konsep ekoteologi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan Kampus UIN AM Sangadji Ambon.

Sementara itu, Gubernur Maluku dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama.

“Kehadiran Bapak Menteri Agama memberikan inspirasi dan energi baru bagi pengembangan pendidikan keagamaan yang moderat dan inklusif di Maluku,” ujarnya.

Gubernur juga berharap agar ke depan IAKN Ambon dapat segera bertransformasi menjadi universitas.

“Kami berharap IAKN Ambon dapat menyusul UIN AM Sangadji Ambon untuk beralih bentuk menjadi universitas, sebagai simbol nyata harmoni dan keberagaman di Bumi Raja-Raja,” katanya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Maluku, pimpinan perguruan tinggi, serta tokoh-tokoh agama di Maluku. (Diskominfo Maluku)

Views: 9
Skip to content