MEDIA CENTER - PEMERINTAH PROVINSI MALUKU

Video KR Beredar, Akademisi : Itu hal biasa di era Keterbukaan Informasi

Video KR Beredar, Akademisi : Itu hal biasa di era Keterbukaan Informasi

Menyusul merebaknya video dari salah satu pasien Covid-19 berinisial KR, di Diklat LPMP Poka Ambon terkait ketidakjelasan karantina dirinya, akhirnya ditanggapi akademisi Unpatti Prof. DR. S.E.M. Nirahua, SH., M.Hum. Dalam penjelesannya kepada Tifa Siwalima, Minggu 14/6, Nirahua mengakui hal itu sebagai sesuatu yang wajar dalam era keterbukaan informasi publik. Tugas pemerintah katanya, adalah memastikan keselamatan dan kenyamanan warganya ketika pandemi Covid-19 masih berlanjut. “Jadi tugas pemerintah itu antara lain memberikan pelayanan kepada rakyat saat wabah ini masih berlanjut,” ujarnya.

Dia menambahkan seluruh jajaran pemerintah termasuk Gugus Tugas (Gustu) yang dibentuk haruslah membingkai pelayanan dengan penuh tanggung jawab, keiklasan dan terintegrasi sebagai bagian dari ibadah dalam artian bisa memberikan yang terbaik untuk mereka. Ditambahkan apa yang diharapkan Presiden ketika memberikan arahan kepada Satuan Gugus Tugas se-Indonesia yang diantaranya soal pentingnya pelayanan pemerintah kepada warganya yang diikuti dengan simulasi-simulasi yang baik juga sudah dilakukan pemerintah daerah dan satuan gugus tugas provinsi dan kabupaten/kota. Tetapi kalau masih ada yang kurang lalu warga ikut mengkritik pemerintah dalam hal ini terhadap Gustu Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, maka itu hal biasa saja, terutama di era keterbukaan informasi publik. “Nah kalau suara hati seorang ibu KR seperti di video yang lagi viral itu, saya kira biasa saja, apalagi kalau itu dilakukan dari anak kepada orang tuanya,” ujarnya mencontohkan kalau pemerintah adalah orang tua dan warga masyarakat adalah anaknya.

Terpenting sekarang klarifikasi terhadap video itu sudah dilakukan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku. “Ini langkah bagus dan luar biasa karena sarat makna, dan saya kira sudah clear ya. Jangan lagi ada pihak-pihak yang ikut menggoreng hal ini” harapnya.

Terkait koordinasi, ia menambahkan bahwa ke depan koordinasi, kolaborasi dan komunikasi diantara semua level Gustu sangat penting. Kenapa? karena tujuannya ya tadi itu, ingin memastikan, bahwa semua langkah pemerintah di semua jenjang harus bisa bermuara pada pelayanan masyarakat termasuk mereka yang diisolasi akibat terkonfirmasi positif Covid-19.

Di tempat terpisah, Yan Sariwating, pegiat LSM LIRA, mengakui, kalau dirinya sempat menonton video itu namun demikian dia meminta Gugus Tugas untuk terus bekerja dan perlihatkan kualitas pelayanannya. Biarkan saja rakyat yang menilai. “Jadi gini ya, tidak ada orang baik yang tidak dikritik. Artinya Kalau mau kritik harus disertai solusi. Sebab kritik tanpa solusi seperti menabur garam di tengah samudera. “Terkadang pujian itu juga bermaksud menyindir dan terkadang kritik itu juga bernilai motivasi, jadi tinggal dari kita saja” ungkapnya. Sementara itu, psikolog Theofila Rampisella mengakui berbagai protes masyarakat saat ini karena rasa putus asa akibat tidak bisa bekerja dan mencari nafkah dengan baik, akhirnya bertekad tanpa menghitung risiko Covid-19. “Saya kira pemerintah harus tetap tegas termasuk memberlakukan sanksi agar masyarakat tidak bingung. Contoh penutupan toko-toko yang tidak seragam. Ada yang jam 8 malam ada yang lebih. “Ini yang menodai disiplin. Sebab disiplin itu lebih pada proses mencontohi dan mendapatkan feedback-nya,” tambah akademisi Unpatti ini dan mengakui kalau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku sudah bekerja maksimal dalam menekan lajunya pancemi Covid-19. Sekarang tinggal masyarakat mau disiplin dan patuh ataukah tidak. Nah di sini sekali lagi butuh ketegasan pemerintah.

Halo Gustu

Sementara itu, pantauan Tifa Siwalima beragam aspirasi masyarakat berkaitan dengan Halo Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang sudah masuk per hari Sabtu pukul 20.00 WIT. Berikut antara lain rangkumannya dari ponsel 0822540929xx: Malam Gugus Tugas, jangan ambil pusing dan dengar anggota-anggota dewan yang hanya cari panggung. Pak Kasrul dkk kan sudah kerja dengan baik dan jujur, kenapa harus takut manusia. Takutlah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sebab disitu kalian akan memberi pertanggung jawab. Ada juga ponsel bernomor 0822397679xx memberi pendapat berbeda. Katanya kalo ada asap ada api. Soal LPMP itu karena pelayanannya harus diperbaiki terutama dari aspek kemanusiaan. Ayo lakukan sesuai standar, kalian pemerintah bisa kok, masa pemerintah bisa kalah dalam hal melayani. Sementara itu, ponsel nomor 0813447089xx menyampaikan pendapatnya: Halo Gustu soal kasus LPMP katong bosan, itu tak lebih sebuah adegan. Jalan terus saja dengan tugas-tugas kemanusiaan, kan Gustu punya SOP. Lakukan SOP itu untuk kebaikan bersama. Esok pasti ada hal-hal seperti ini lagi. Anjing menggongong kafilah jalan terus.  Lain pendapat dari pemilik ponsel 085243728xx: Kalau cuma bisa jadi jadi warga yang merintih dan memohon memang enak. Samua tinggal manyanyi saja. Andai pemerintah lambat respon, laste maeng tulis di medsos, itu modus. Coba ale dong jadi pemerintah dengan situasi yang serba sulit ini. Jang kira kata ale dong saja yang susah… Pake otak sadiki. Kasihan Gustu bekerja tak mengenal lelah, hanya demi rakyatnya yang tersebar dari utara sampai selatan, dari timur sampai ke barat negeri raja-raja ini.

Seperti diketahui, sejak Halo Gustu dibuka untuk publik 1 bulan lalu, sudah ratusan pendapat, juga masukan dan kritik dari masyarakat yang dirangkum lalu dibijaki untuk peningatan kinerja Gustu. Tidak sedikit pujian yang diberikan, tetapi ada juga nada miris. Semua itu dalam pandangan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang, ST. MT, adalah vitamin yang menggairahkan Gustu untuk bekerja lebih maksimal.  (***)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

ALAMAT

  • Jalan Pattimura No 1
  • Telepon : 0911-343424
  • Email : diskominfo@malukuprov.go.id 

LOKASI

KIRIM PESAN

COPYRIGHT © 2020 DISKOMINFO PROVINSI MALUKU

error: Content is protected !!